Jumat, 27 Maret 2015

Jiplak Teriak Jiplak.. Maling Teriak Maling..

Saat membaca sebuah artikel dengan judul “Asma Nadia Menjiplak Puisi Orang?" sontak saya terkejut. Bagaimana tidak, dari SMA saya merupakan penggemar penulis buku 'Asslammu 'alaikum Beijing' itu. Saya bener-bener tidak percaya dan akhirnya dengan rasa tidak sabar yang menggebu saya buka artikel tersebut. Tapi alhamdulillah, ternyata mbak Asma Nadia difitnah orang yang ternyata malah yang menjiplak. Jadi intinya ini 'jiplak teriak jiplak' atau lebih ekstrimnya 'maling teriak maling'. Sabar ya mba Asma...

Gregetan! Gemes! Sebel! Mangkel! Itulah perasaan saya ketika tahu kebenarannya. Memang, akun yang bernama Yenidan Nabil ini menuliskan puisi pada tahun 2014 yang dia akui sebagai puisi buatannya sedangkan mba Asma mempostingnya di tahun 2015 sehingga kemudian dia dengan 'pedenya' menulis di fanspage Asma Nadia dan menuduh Asma Nadia menjiplak. Saya makin gregetan saat dia update status dan mengaku-ngaku di depan teman-temannya bahwa puisi dia dijiplak oleh penulis sekelas Asma Nadia. Istilahnya dia ini masih 'ngotot'. Seperti yang bisa kita baca di artikel tersebut, nyatanya puisi tersebut sudah ada di buku Asma Nadia yang berjudul 'Sakinah Bersamamu' yang bahkan di cetakan keenamnya dicetak pada tahun 2011, logikanya cetakan pertama pasti jauh sebelum itu.

Setelah munculnya artikel yang ditulis Muchammad Sholich Mubarok dan sebelumnya ditelusuri oleh Dedi Padiku, si 'maling teriak maling' ini kemudian meminta maaf di akun facebooknya.



Saya makin bingung bisa-bisanya dia ini minta maaf dengan bilang lupa kalau dulu tidak mencantumkan nama mba Asma Nadia. Nah logikanya lagi nih misal kita mengutip puisi orang dan lupa mencantumkan namanya, setidaknya kita ingat kan kalau puisi tadi merupakan puisi orang. Atau malah si mbak yang menjiplak sebenarnya sadar itu merupakan puisi orang tapi lupa dari siapa dia menjiplak puisi ini lalu ketika mba Asma memposting puisinya, si mbak tadi mengaku-aku kalau puisinya dijiplak padahal yang dituduh ya si pembuat puisi. Kalau saya yaa malu mbak...

Wallahu 'aklam.. Tetapi yang jelas saya masih tidak habis pikir.. Semoga bisa diambil hikmahnya..

Silakan dibaca artikel "Asma Nadia Menjiplak Puisi Orang?" untuk tahu kronologinya dari awal.